Rabu, 14 Mei 2014

Pengantar Periklanan - Esai tentang studi kasus periklanan di Indonesia

Iklan kosmetik “Wardah”

Iklan kosmetik wardah muncul ketika wanita di Indonesia menggunakan hijab semakin banyak. ada saat pertama kali iklan ini muncul, iklan ini memilih model/artis yang berhijab dan berpenampilan islami yaitu inneke koesherawati. yang dengan tujuan inneke koesherawati menjadi contoh atau panutan wanita muslim untuk memakai/memilih kosmetik wardah untuk memenuhi nutrisi wajahnya.

Iklan kosmetik wardah, dalam hal ini analisa saya bahwa menejemen/ strategi  iklan dari produk ini saya katakan berhasil. Sebab iklan ini memiliki creative concept. Menjadikan HALAL sebagai alat untuk membuat produk ini dipercaya dan mampu bersaing dengan produk lain. Selain kata halal juga menggunakan kalimat yang cantik yaitu wardah inspiring beauty. Saya katakan produk ini sebagai produk baru tapi mampu merebut atau menyaingi pasar lama. Sebab Dan tujuan atau sasaran dari produk ini kan identik dengan seorang muslim, saya katakan berhasil karena moyoritas masyarakat Indonesia memeluk agama muslim. Sebab muslim juga faham terhadap makna dari halal itu sendiri apa.


Segmentasi awal iklan ini yaitu berfokus pada wanita muslim saja karena iklan yang di tampilkan pun hanya menampilkan kecantikan wanita muslim, tapi setelah segmentasi ini di rasa memenuhi target pasar maka devisi kreatif dari iklan ini memperluas creative concept nya dengan menampilkan iklan baru yang modelnya itu pun kaloborasi antara wanita muslim yang berkerudung dan tidak berkerudung dalam iklan wardah yang versi wardah kisah di balik cinta : episode jatuh cinta . Disini menceritakan bahwa ada seorang wanita yang tidak berkerudung sedang memakai kosmetik wardah (bedak,lips,dll) dan dia seorang wanita karir, dan ada dua wanita yang satu berkerudung dan tidak, datang memuji bahwa lipstik yang dipakai wanita pertama tapi itu bagus. Jadi episode iklan jatuh cinta ini ditujukan untuk memperluas segmentasi konsumen, jadi tidak hanya fokus pada wanita muslim berhijab akan tetapi semua wanita. perluasan segmentasi ini diperkuat dengan banyakknya iklan-iklan baru yang di sajikan oleh produk wardah seperti pada episode "ada wardah di balik kisah cintamu" dan "semakin banyak wanita beralih ke wardah" juga di Jadi lebih spesifik dasar segmentasi produk ini di fokuskan pada :
  1.  Geografis (Wilayah Areayaitu konsumen masyarakat Indonesia
  2.  Demografis (Usia, Penghasilan, Sex) yaitu konsumen yang usia diatas 17thn, berpenghasilan menengah keatas, dan berfokus pada kaum wanita
  3.  Psikologi (Gaya Hidup, Kepribadian) sasaranya yaitu dari konsumen yang muslim berhijab dan tidak
  4.  Behavioristik (Respon Terhadap Produk, Sikap Penggunaan) diharapkan dengan memakai lebel halal pada produk ini, wanita muslim di indonesia lebih memilih produk ini karena sudah jelas bahwa produk ini bisa dipertanggung jawabkan halalnya.
Dalam mendekatkan produk dengan konsumen sasar, wardah tidak hanya memfokuskan aktivitas pada iklan/advertising saja. akan tetapi wardah juga memiliki beberapa strategi untuk mendkatkan produk dengan konsumen salah satunya yang saya amati yaitu membuat acara "travel in style" yang juga di promosikan melalui iklan di media massa yang dalam iklan tersebut mengajak pengguna produk wardah bercrita terhadap kepuasaannya menggunakan produk wardah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar