Iklan kosmetik “Wardah”
Iklan kosmetik wardah muncul ketika wanita di Indonesia menggunakan hijab semakin banyak. ada saat pertama kali iklan ini muncul, iklan ini memilih model/artis yang berhijab dan berpenampilan islami yaitu inneke koesherawati. yang dengan tujuan inneke koesherawati menjadi contoh atau panutan wanita muslim untuk memakai/memilih kosmetik wardah untuk memenuhi nutrisi wajahnya.
Iklan kosmetik wardah, dalam hal ini
analisa saya bahwa menejemen/ strategi iklan dari produk ini saya katakan
berhasil. Sebab iklan ini memiliki creative concept. Menjadikan HALAL sebagai
alat untuk membuat produk ini dipercaya dan mampu bersaing dengan produk lain.
Selain kata halal juga menggunakan kalimat yang cantik yaitu wardah inspiring beauty. Saya katakan produk
ini sebagai produk baru tapi mampu merebut atau menyaingi pasar lama. Sebab Dan
tujuan atau sasaran dari produk ini kan identik dengan seorang muslim, saya
katakan berhasil karena moyoritas masyarakat Indonesia memeluk agama muslim.
Sebab muslim juga faham terhadap makna dari halal itu sendiri apa.
Segmentasi awal iklan ini yaitu berfokus
pada wanita muslim saja karena iklan yang di tampilkan pun hanya menampilkan
kecantikan wanita muslim, tapi setelah segmentasi ini di rasa memenuhi target
pasar maka devisi kreatif dari iklan ini memperluas creative concept nya dengan
menampilkan iklan baru yang modelnya itu pun kaloborasi antara wanita muslim
yang berkerudung dan tidak berkerudung dalam iklan wardah yang versi wardah
kisah di balik cinta : episode jatuh cinta . Disini menceritakan bahwa ada
seorang wanita yang tidak berkerudung sedang memakai kosmetik wardah
(bedak,lips,dll) dan dia seorang wanita karir, dan ada dua wanita yang satu
berkerudung dan tidak, datang memuji bahwa lipstik yang dipakai wanita pertama
tapi itu bagus. Jadi episode iklan jatuh cinta ini ditujukan untuk memperluas
segmentasi konsumen, jadi tidak hanya fokus pada wanita muslim berhijab akan
tetapi semua wanita. perluasan segmentasi ini diperkuat dengan banyakknya
iklan-iklan baru yang di sajikan oleh produk wardah seperti pada episode "ada
wardah di balik kisah cintamu" dan "semakin banyak wanita beralih ke
wardah" juga di Jadi lebih spesifik dasar segmentasi produk ini di
fokuskan pada :
- Geografis (Wilayah Area) yaitu konsumen masyarakat Indonesia
- Demografis (Usia, Penghasilan, Sex) yaitu konsumen yang usia diatas 17thn, berpenghasilan menengah keatas, dan berfokus pada kaum wanita
- Psikologi (Gaya Hidup, Kepribadian) sasaranya yaitu dari konsumen yang muslim berhijab dan tidak
- Behavioristik (Respon Terhadap Produk, Sikap Penggunaan) diharapkan dengan memakai lebel halal pada
produk ini, wanita muslim di indonesia lebih memilih produk ini karena
sudah jelas bahwa produk ini bisa dipertanggung jawabkan halalnya.
Dalam mendekatkan produk dengan konsumen
sasar, wardah tidak hanya memfokuskan aktivitas pada iklan/advertising saja.
akan tetapi wardah juga memiliki beberapa strategi untuk mendkatkan produk
dengan konsumen salah satunya yang saya amati yaitu membuat acara "travel
in style" yang juga di promosikan melalui iklan di media massa yang dalam
iklan tersebut mengajak pengguna produk wardah bercrita terhadap kepuasaannya
menggunakan produk wardah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar