Judul Buku : JURNALISTIK
RADIO
Kiat Menulis Berita Radio
Pengarang/Penyusun :
Hasan Asy’ari Oramahi
Editor : Rikard Rahmat
Heidy Retnowulan
Penerbit : Erlangga
Kota Terbit : Surabaya
Tahun penerbitan :
2012
Terdiri dari : 26 Sub bab, 145 halaman
A.
IKHTISAR
Tugas
penting media masa adalah memberikan suatu berita. Berita merupakan informasi yang baru yang mengandung
makna penting untuk si pendengar (radio), pemirsa (televisi), pembaca (media
cetak). Khalayak pendengar radio adalah masyarakat heterogen, jadi berita radio
harus mudah di cerna oleh semua khalayak. Oleh karena itu sebuah berita radio
harus memiliki unsur-unsur seperti, ketetapan waktu, kedekatan,konflik,langkah
pemerintah,peristiwa menarik,olahraga, dan lain-lain.
Radio
merupakan media audio, naskah dan berita radio tidak lepas dari tulis menulis.
Hanya saja teknik dan bentuk tulisannya sangat berbeda dengan pembuatan naskah
berita media cetak. Kiat mudah menulis untuk telinga adalah menulis sambil
bericara, seakan-akan anda sedang menyiarkan berita yang anda tulis. Dan selalu
gunakan bahasa tutur kata agar ketika penyampaian tidak kaku. Dan hindari
menyampaian berita yang tidak efektif.berita radio harus bersifat singkat,padat
dan jelas.
Dalam berita harus termuat 5W+1H, enam unsur yang wajib ada dalam sebuah
berita. Penulisan berita radio menggunakan piramida terbalik. Sebab apa yang
ada dalam lead itu merangkum semua hal, memudahkan pendengar mengetahui initi
dalam sebuat berita.
Kegiatan reporting. Yaitu kegiatan dimana
reporter pergi ke tempat yang dimana tempat tersebut terdapat suatu berita. Dan
setelah mengetahui suatu inforfasi reporter menulis naskah beritanya dengan
melakukan tiga cara yaitu, observasi,wawancara, dan melakukan riset. Wawan cara
dilakukan reporter untuk dua maksutd, pertama untuk memperoleh fakta dari
berita, kedua untuk memberi sisipan audio ketika siaran. Pada saat wawancara
hendaknya di rekam menggunakan alat rekam.
Cara
penyajian berita radio hendaknya dilakukan dengan cara modern. Menggunakan
perpaduan antara penyaji secara langsung dan sisipan-sisipan yang disajikan
langsung melalui wawancara. Agar berita radio tampak lebih hidup.
Sebuah
berita belum disebut berita jika belum disiarkan kepada khalayak pendengar
melalui seorang penyaji berita. Ada beberapa persyaratan pokok yang harus
dimiliki seorang penyiar radio, memiliki suara yang enak di dengar (empuk), cerdas.
Jjika penyiar berita radio maka dia harus memiliki latar belakang jurnalistik,
harus memiliki pengetahuan umum yang luas, percaya diri, tidak memiliki cacat
vokal.
Dan
pada saat melakukan kegiatan jurnalistik maka kita harus berpegang teguh dengan
kode etik jurnalistik wartawan indonesia.
B. RESENSI
Kelebihan
buku ini, dari segi tampilan buku ini sangat menarik untuk dibaca karena dalam
penataan tulisannya sangat bagus dan rapi. Dalam buku ini juga terdapat
beberapa lampiran atau bab yang cukup penting seperti pokok-pokok berita,
format berita, dan kode etik jurnalis wartawan indonesia.
Akan
tetapi buku ini juga memiliki kekurangan. Judul buku adalah jurnalistik radio
“kiat menulis berita radio” seharusnya dalam pembahasan harus fokus dalam inti
menulis berita radio, dan cara menulis berita yang baik untuk pemula. Tapi disini menulis berita radio hanya di
jelaskan secara umum-umum saja tidak begitu mendetail. Melainkan buku ini berisi
tentang kegiatan-kegiatan dalam jurnalistik radio.
NAMA
: TRI RAHAYU NINGSIH
Prodi : Ilmu Komunikasi F4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar