PERSPEKTIF
ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
Perintah
membaca di dalam al-Quran merupakan awal mencari dan membahas ilmu pengetahuan.
Al-Quran mengajak dan mengajarkan kepada seluruh manusia untuk senantiasa
berfikir, menggunakan akal sesuai dengan fungsinya. Selain itu islam juga
memerintah untuk mengajarkan ilmu pengetahuan. Terdapat banyak ayat di al-Quran
yang merupakan sumber ilmu pengetahuan.
Beberapa
ayat berikut yang menunjukan hal tersebut :
tA$t7Ågø:$#ur #Y$s?÷rr& ÇÐÈ
Dan
gunung-gunung sebagai pasak?,
Dari ayat ini diketahui
bahwa keberadaan gunung-gung ternyata memiliki fungsi sebangai pasak dari
kondisi permukaan bui yang berlapis-lapis(lapisan kulit bumi terdiri dari
lempengan-lempengan yang bergerak).
Qs.
Al-Alaq : 2
t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ
Dia
telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Segumpal darah atau
‘alaq sesuai dengan sifatnya bahwa calon embrio ini menempel di dinding-dinding
rahim dam posisi seperti parasit.
Qs. Ar-Rahman : 19 – 20
ylttB Ç`÷tóst7ø9$# Èb$uÉ)tGù=t ÇÊÒÈ $yJåks]÷t/ Óyöt/ w Èb$uÉóö7t ÇËÉÈ
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang
keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui
masing-masing.
Fenomena yang ditemukan
di laut bahwa terdapat dua air tawar dan asin yang tidak dapat menyatu ternyata
sudah ditulis dalam al-Quran ribuan tahun yang lalu.
Qs. Adz.Dzariyat : 47
uä!$uK¡¡9$#ur $yg»oYøt^t/ 7&÷r'Î/ $¯RÎ)ur tbqãèÅqßJs9 ÇÍÐÈ
dan langit itu Kami bangun dengan
kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa.
Dari
ayat ini menunjukan bahwa alam semesta tidak statis tapi terus mengembang sejak
pada permulaannya.
Ketika
kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan
kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain.
A.Alam Semesta
Alam
semesta atau jagat raya adalah suatu ruangan yang maha besar yang di dalamnya
terdapat kehidupan yang biotik dan abiotik, serta di dalmnya terjadi segala
peristiwa alam baik yang dapat diungkapkan manusia maupun yang tidak. Apabila
kita hendak mempelajari alam semesta berarti kita mempelajari makro-kosmos. Sebaliknya apabila
mempelajari permasalahan kecil, seperti sel, atom, proton dan elektron berarti
kita mempelajari mikro-kosmos.
Teori Terbentuknya Alam Semesta
1. Steady
state theory (teori ekspansi dan
kontraksi)
Teori Keadaan Tetap, menyatakan bahwa tiap-tiap
galaksi yang terbentuk tumbuh menjadi tua dan akhirnya mati. Jadi teori ini
beranggapan bahwa alam semesta itu tak terhingga besarnya dan juga tak
terhingga tuanya (tanpa awal dan akhir).
Teori ini
diambil berdasarkan adanya suatu siklus dari alam semesta yaitu masa ekspansi
(mengembang) dan masa kontraksi (menipis). Dalam jangka waktu 30.000 juta tahun
dalam masa ekspansi, terbentuklah galaksi beserta bintang-bintang. Ekspansi
tersebut di dukukung oleh adanya tenaga yang bersumber dari reaksi inti
hidrogen yang pada akhirnya membentuk unsur lain yang kompleks. Pada masa
kontraksi, terjadi galaksi dan bintang-bintang yang meredup, sehingga
unsur-unsur yang terbentuk menyusut dengan menimbulkan tenaga berupa panas yang
sangat tinggi.
2. Big
bag theory (Teori dentuman atau teori
ledakan)
Teori ini
menyatakan bahwa adanya massa yang sangat besar dan mempunyai massa jenis yang
sangat besar, karena adanya reaksi inti kemudian meledak dengan hebat. Massa
tersebut berkembang dengan cepat menjahui pusat ledakan. Setelah berjuta-juta tahun, massa yang
berserakan itu berbentuk kelompo-kelompok dengan berat jenis yang relatif kecil
dari massa semula. Kelompok itu disebut galaksi.
Bagian
Alam Semesta dan Tata Surya
1. Galaksi
Galaksi
adalah kumpulan bintangyang jumlahnya milyaran dan terdapat di alam semesta. Di
alam semesta ini terdapat kurang lebih 1.500 galaksi.
Menurut
Fowler, kira-kira 12.000 juta tahun yang lalu, galaksi di alam semesta yang
jumlahnya ribuan tidaklah seperti galaksi pada saat ini. Dahulu galaksi
merupakan kabut gas hidrogen yang sangat besar. Kabut gas hidrogen tersebut bergerak
berlahan-lahan dan berputar pada porosnya, sehingga seolah-olah terbentuk bulat
karena gaya beratnya. Kabut gas hidrogen mengadakan kontraksi sehingga bagian
luar dari kabut gas hidrogen tersebut
banyak yang tertinggal.
Menurut
macamnya, galaksi dibedakan menjadi tiga macam yaitu, (1) galaksi berbentuk
spiral, (2) galaksi berbentuk elips, (3) galaksi berbentuk tek beraturan.
2. Matahari
Data-data
Garis
tengah : 1.392.000 km (± 1090 garis
tengah bumi)
Massa
: 331.950 massa bumi
Temperatur : permukaan , 60000 K
Inti , 15.000.0000 K
Bintik-bintik, 4.0000 K
Tekanan : 400.109 atm. bumi
Matahari
merupakan pusat dari tata surya dan anggota tata surya paling besar. Matahari bukanlah
benda padat,merupkan lapisan dan beberapa macam gas dengan tekanan dan
temperatur yang sangat tinggi. Matahari dengan bakar hydrogen akan mengalami
masa kehabisan bahan bakar. Akibatnya intinya akan menyusut dan menghasilkan
lebih banyak energy (bukan cahaya). Energi tersebut membuat matahari membesar
dan nantinya akan menelan bumi.
3. Planet
· Merkurius
planet terdekat dengan matahari, karena letaknya yang dekat maka bagian yang
menghadap matahari panas sekali yaitu antara 550-770 F.
· Venus
menepati urutan kedua, planet ini di sebut bintang kejora yang bersinar pada
waktu sore ataupun pagi hari.
· Bumi
menempati urutan ketiga terdekat dari matahari. Ukuran besarnya hampir sama
dengan venus.
Bumi
dibandingkan dengan planet yang lain. Bumu merupakan planet yang istimewa
karena :
a. Jarak
dengan matahari tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh sehingga udara di
bumi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
b. Terdapat
cairan air di bumi (samudra dan lautan)
c. Bumi
mempunyai atmosfer sehingga terdapat awan dan hujan.
d. Atmosfer
bumi membuat perbedaan suhu antara siang dan malam tidak terlalu ekstrem.
e. Atmosfer
bumi mengandung oksigen sehingga terdapat kehidupan seperti yang kita kenal
sekarang.
f. Atmosfer
bumi melindungi kehidupan dari kerusakan akibat sinar dan partikel dari
matahari yang dapat merusak bumi.
· Mars
planet ini mempunyai dua buah bulan yaitu phobos
dan deimos
· Yupiter
planet terbesar, bergaris tengah 86.600 mil. Mengadakan rotasi yang cepat yaitu
10 jam.yupiter nampak sebagai bintang karena munculnya padatengah malam.
· Saturnus
merupakan planet terbesar setelah yupiter, planet ini sama dengan yupiter.
Mulai dari kecepatan berotasi 10 jam, atmosfernya terdiri dari gas metana,
amoniak, dan hidrogen. Dan planet ini sangat menarik karena memiliki sabuk
putih atau cincin yang meliliti ekuatornya.
· Uranus
memiliki besar separoh dari uranus, namun bila dibandingkan dengan bumi besar
diameternya 4 kali lipat.
· Neptunus
di temukan pada tahun 1846. Dan planet ini memiliki dua satelit. Satu
diantaranya bergerak berlawan arah dengan perputaran planet itu.
· Pluto
merupakan planet terluar dari tatasurya
4. Plenetoida
atau Asteroida
Benda
langit ini ditemukan pada tahun 1801 oleh piazzi seorang astronom Italia
melalui observasi dengan teleskop, benda langin ini berdiameter kira-kira 900
km, dan benda-benda ini mengorbit mengelilingi matahari pada jarak antar mars
dan yupiter.
5. Komet
atau bintang berekor
Merupakan
kumpulan bungkah-bungkah batu yang diselubungi oleh kabut asap yang
berdiameter + 100.00 km (termasuk selubung gas) dan diamter intinya
yang berupa bungkah-bungkah batu berkisah 10-20 km.
6. Meteor
Meteor merupakan anggota tat surya, terdiri dari batu-batu kecil yang
berdiameter antara 0,2 – 0,5 mm dan massanya < 1 gram. Merupakan semacam
debu angkasa yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik.
Meteor yang sampai ke permukaan bumi disebut meteroid yang massanya + 10.000 ton pernah jatuh di permukaan bumi yang
menimbulkan kawah meteor di Arizona dan Siberia.Meteorid tersebut mengandung
besi dan nikel.
7. Satelit
Merupakan pengiring planet yang bersama-sama
mengelilingi matahari. Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi yang berotasi
dalam 1 hari dan berevolusi satu bulan. Akibatnya, muka dan
punggung bulan yang menghadap (dan membelakangi bumi) selalu tetap. Gravitasi bulan menyebabkan pasang naik di
bawah bulan. Sementara pasang naik terjadi pula pada sisi bumi yang berlawanan.
Hal ini disebabkan gaya sentrisfugal gerakan bumi mengitari pusat gravitasi
bumi-bulan.
Bulan
terbentuk sekitar 4.600 juta tahun yang lalu bersamaan dengan terjadinya bumi.
Perbedaan batuan yang terdapat di bulan dan bumi menuntukkan bahwa keduanya
tidak perna bersatu.
Bulan
tidak mempunyai atmosfer dan juga air
sehingga merupakan daerah yang kering dan mati. Ada pendapat bahwa bulan
terjadi akibat pemisahannya dengan bumi ketika bumi dalam stadia bintang. Jadi,
belum mempunyai kerakyang padat. Ini berarti bahwa bulan merupakan saudara
bumi.
Pendapat
lain menebutkan, berdasarkan ilmu geologi, bulan terpisah dari bumi ketika bumi
mempunyai kerak, mendingin dan padat. Jadi buluam terdiri atas bahan-bahan
kerak bumi.
Berat
jenis bulan adalah 3,4 sedangkan berat jenis bumi ±5 berat jenis bulan, ini sesuai dengan berat
jenis bumi bagian atas. Berat jenis rata-rata bulan kurang lebih sama dengan
berat jenis kerak bumi, sehingga dapat diketahui bahwa bulan memang terlepas
sebelum mempunyai kerak.
Akibat
lahirnya bulan, menyebabkan kulit bumi menjadi terganggu keseimbangannya.
Akibatnya sepanjang perkembangannya kulit bumi selalu menunjukkan gerak-gerak
yang menunjukkan pegunungan.
Teori
evolusi
Teori ini ini di kenal dengan teori Charles Darwin.
Ia menyatakan bahwa spesies makhluk hidup berasal dari nenek moyang yang sama
dan menjadi berbeda satu sama lain akibat kondisi alam.
Darwin menamana proses ini sebagai evolusi
berdasarkan seleksi alam dan mempublikasikan tulisannya dalam buku The Origin Of Species, By Means Of Natural
Selection. Namun ia juga mengungkapkan keraguan dalam bab Difficulties of the Theory, mengenai
catatan fosil dan organ-organ ruit seperti mata yang tidak mngkin dijelaskan
dengan konsep kebetukan dan naluri makhluk hidup.
Seorang ahli batoni Austria, Gregor Modl menemukan
hokum penurunan sifat (1865) yang akhirnya awal kelahiran ilmu genetika. Beberapa waktu kemudian
ditemukan struktur gen dan kromosom dan struktur molekul DNA di tahun 1950. Dan
teori ini telah menjatuhkan teori evolusi.
B.
Biologi
Biologi
Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Penemuan
dan catatan tentang fosil tidak dapat memberikan petunjuk tentang asal
mula kehidupan karma fosil-fosil tertua yang di temukan adalah organisme yang
rumit kemudian para ahli menyusun pemikiran mengenai asalmula kehidupan.
Anggapan
kuno dikemukakan oleh Aristoteles dengan teorinya Abiogenesis atau Generation
Spontanca yang menerangkan bahwa mahluk hidup terjadi dari benda
mati. Pada pertengahan abad XVII Leeuwenhoek dengan mikroskopnya, berhasil
mengamati air, hal ini menimbulkan anggapan bahwa mahluk hidup dapat muncul
begitu saja dari benda-benda mati. Lazzaro Spallanza dan Fransesco Redidari
italic dan Lousis itu dan bahkan mereka berhasil membuktikan kekeliruan teori
tersebut.
Kemudian
muncul teori baru yang berdasarkan anggapan modern, yaitu teori Omne vivum Exovo dan Omne Ovum Exvivo, yang artinya
bahwa mahluk hidup berasal dari telur dan semua telur berasal dari mahluk hidup.
Banyak
ahli yang mempelajari lapisan bumi serta lainnya untuk mengetahui bagaimana dan
kapan timbulnya makhluk hidup yang pertama-tama di bumi ini. Menurut suatu
teori, organisme sekarang yang beraneka ragam merupakan hasil dari proses
evolusi kehidupan. Yaitu suatu perubahan kehidupan menjadi bentuk kehidupan
lain melalui suatu proses yang berlahan-lahan dan memakan waktu hingga jutaan
tahun. Teori tersebut menyebutkan bahwa organisme yang mula-mula ada di dunia
berupa organisme bersel tunggal dan organisme ini berasal dari agresasi
molekul-molekul yang ada.
Biologi
Ditinjau dari Segi Agama Islam
Campur tangan
genetik dalam permasalahan manusia semaki meningkat. Biologi sebagai ilmu yang
membahas genetik ini memegang peranan penting. Ada banyak cara untuk mengamati
pandangan dunia biologi, misalnya, memanfaatkan wacana untuk paradigma genetik
evolusioner, membahas palseotologi secara panjang lebar.
sekalipun demikian bahaya yang
sesungguhnya akan tiba jika disiplin biologi mendorong pencarian karakter moral
tidak melalui medium Idiologis. Melainkan mengambil paradikma-paradikma naturalistik , kekuasaan Biologis atas amoralitas
adalah surga bagi para kaum Determis.
Tanpa adanya moralitas seksual abiologis, apa
jadinya dengan pandangan muslim? Islam
tidak mengatakan Virgo Intacta dalam bentuknya yang dangkal. Islam menolak paradigma biologis
sebagai Raison Di Entre bagi perilaku moral manusia, Al-qur'an telah menyatakan
bahwa memelihara kesucian merupakan kewajiban baik pria maupun wanita. Dalam
surah An-nur Al-Qur'an menganjurkan terhadap pria dan wanita saling percaya
yang diwujudkan dalam kesucian dan kerendahan hati.
C.Fisika
Fisika
Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Energi
mulai dipikirkan ketika manusia mulai mempelajari konsep gerakan. Benarkah
alam semesta ini digerakkan karena adanya energy? Dalam bentuk
apa? Ternyata energi dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dapat berubah
bentuk. Sekalipun kelihatannya sederhana, konsep ini baru muncul setelah
melalui bermacam-macam perkembangan.
Aristoteles
berpendapat bahwa setiap gerakan selalu memerlukan gaya yang bekerja
terus-menerus untuk mempertahankan gerakannya. Ternyata pendapat aristoteles
ini salah.
Menurut
Newton, benda bermasa m mendapat
gaya f akan memperoleh
percepatan sebesar a =
. bila gaya f
bekeja terus-menerus pada benda tersebut, benda yang bergerak akan semakin
besar. Seperti yang dialami oleh benda yang jatuh bebas, yang semakin mendekati
bumi kecepatan semakin besar. Lalu apa yang terjadi jika benda melebihi kecepatan
cahaya, sedangkan kecepatan cahaya adalah kecepatan dalam batas yang paling
tinggi? Menurut persamaan Newton, hal ini tidak dikehendaki.
Hukum Newton hanya berlaku pada mekanika klasik, yaitu
mekanika yang bergerak dengan kecepatan yang rendah. Mekanika klasik harus
disempurnakan bila ingin membahas benda atau materi yang bergerak dengan
kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Mekanika ini disebut mekanika relativistik
yang diperoleh oleh Albert Einstein.
Cahaya
merupakan masalah yang sangat sulit dalam konversi energi. Meskipun energi
penyinaran dari matahari yang tak terhingga jatuh ke bumi setiap hari, energy
ini belum dapat dimanfaatkan secara efesien oleh manusia. Hanya tumbuhan
hijau yang mampu memanfaatkannya secara efesien. Inilah sebabnya cahaya
memang sangat menarik perhatian.
Pada
tahun 1923 A.H, Compton mempelajari gejala tanaman antara Foton dan Elektron,
dari percobaan ini diperoleh kesimpulan bahwa paket energi gelombang
elektromagnetik dapat berfungsi sebagai partikel.
Fisika
Ditinjau dari Segi Agama Islam
Ada tiga bidang utama yang dikenal
sebagai ilmu fisika. Pertama, Kaum muslimin memiliki perhatian khusus dalam
mempelajari Optic dan Fenomena cahaya. Puncak kegiatan ilmu ini terjadi
pada abad Islam keempat di kairo oleh Ibnu Al-Haytsam, yang terkenal dengan
nama latin Al-Hazen. Ia menerapkan
metod eksperimental untuk mempelajari beberapa fenomena cahaya dan melakukan
riset secara rinci tentang refraksi, refleksi dan berbagai jenis cermin
termasuk juga cermin hiperbolik. Dua abad kemudian di Persia, Quthib Al-din
Asy-Syurazi dan muridnya Kamal Al-din Al-Fariri manulis kitab al-manadzir,
mereka menjelaskan tentang pembentukan pelangi yang disebabkan oleh Fraksi dan
Refleksi.
Bidang
fisika kedua adalah masalah gerak. Masalah fundamental ini dipersiapkan oleh
Galileo untuk membuat kebijakan revolusi keilmuan dan kritiknya terhadap teori
gerak Aristoteles, telah dilihat dikalangan Islam oleh Ibnu Sina yang mengemukakan
gagasannya berdasarkan beberapa tulisan filosof Kristen sebelumnya, yaitu John
Philoponos. Dalam kritik Ibnu Sina, ditemukan perkembangan doktrin baru
tentang inklinasi dan juga
gagasan tentang pentingnya momentum. Walaupun
semua ini dinyatakan tidak tepat dalam pandangan mekanika Newtonis, dalam
sejarah sains berikutnya, Ibnu Bajjah telah memberikan kritik yang penting
tentang teori berat prevalen Aristoteles. Kita tahu bahwa pada
awal 1069 Pisan Dialogue ,
Galileo merujuk pada teori gerak proyeksi . Ibnu Bajjah yang
dikutip oleh Ibnu Rasyd, studi fisika kaum muslim dalam aspek ini merupakan
salah satu yang terpenting dalam sejarah ilmu pengetahuan secara umum.
Bidang
fisika yang ketiga dipelajari kaum muslim adalah masalah tentang berat ukuran,
serta tradisi Archimendes yang menyangkut penentuan berat spesifik pengukuran
berat, dan volume. Gagasannya kemudian dikembangkan oleh fisikawan dan
ahli matematika muslim sehingga muncul sejumlah besar karangan tentang hal ini,
dan yang paling terkenal adalah karangan Al-Biruni serta Al-Khazini..
D.Kimia
Kimia
Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Masyarakat
primitif tak dapat mengatasi kekuatan alam yang membawa bencana, seperti wabah
penyakit, gempa, banjir dan sebagainya. Akibatnya, sesuatu yang menurut
perkiraan mereka merupakan penyebab harus dipuja agar bencana itu tidak
terulang. Pada abad pertengahan, sikap yang demikian itu berubah menjadi mistik. Baru pada akhir abad ke-17, ilmu
kimia berkembang sebagai ilmu pengetahuan setelah Antoine Lauzent Lavoisier
melali metode yang di kenal sebagai metode
ilmiah, yakni metode dengan pengamatan-pengamatan menghubungkan kenataan,
mengemukakan perkiraan, menguji perkiraan dengan percobaan selanjutnya, dan
akhirnya menarik kesimpulan.
Lavoisier
menarik kesimpulan bahwa pada pembakaran ada suatu zat yang diambil dari udara. Yoseph
Pristly bereksperimen dengan cahaya matahari pada serbuk merah dan mendapatkan
zat cair abu-abu mengkristal (raksa) dan gas tak berwarna, zat tersebut oleh
Lavoisier disebut oksigen.
Kimia
Ditinjau dari Segi Agama Islam
Manusia
tradisional ialah manusia yang memiliki kemampuan terbatas sehingga
interaksinya dengan lingkungan hidupnya bersifat searah. Sebaliknya, manusia
modern mampu mengoptimalisasi segi-segi positif lingkungan hidupnya,
menghindari segi negatifnya, dan mampu mengubah lingkungan hidupnya sehingga
interaksi berjalan lebih mudah dan menguntungkan.
Dalam
era industrialisasi, diperlukan kemampuan untuk manusia yang lebih unggul.
Keunggulan manusia ini diperoleh dari hasil pengetahuan akalnya yaitu melalui
pengetahuan IPA dan teknologi. Dalam proses industrialisasi, IPA dan teknologi
memegang peran utama atau peran yang paling menentukan. Dalam berkompetisi di
dunia industri peran tehnologi menjadi faktor yang menentukan sehingga wajar
bila pengembangan teknologi harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan
terhadap.
Daftar
pustaka
Mawardi.
Hidayati, Nur. 2009. Ilmu alamiah dasar, ilmu sosial dasar, ilmu budaya dasar
(IAD ISD IBD). Bandung : cv pustaka setia
Tim penyusun MKD IAIN SUNAN AMPEL. 2012.
Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar(ISD),Ilm Budaya Dasar (IBD).
Surabaya : Iain Sunan Ampel Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar