Rabu, 20 November 2013

Proses Komunikasi

PROSES KOMUNIKASI

    A.    Pengertian Komunikasi
Istilah komunikasi dalam bahasa inggris disebut dengan communication, berasal dari kata communicatio atau berasal dari kata communis yang berarti sama atau sama maknanya atau pengertian bersama, dengan maksud untuk mengubah pikiran, sikap, perilaku, penerima dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator.
Dalam garis besarnya dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi akan menjadi lebih baik apabila diantara keduanya saling pengertian, yaitu jika kedua belah pihak atanra pengirim dan penerima dapat saling memahami.
Hal ini tidak akan berarti jika kedua belah pihak harus menyetujui dalam suatu gagasan tersebut, yang terpenting adalah diantara kedua belah pihak saling memahami gagasan tersebut.Hal seperti inilah yang dapat dikatakan sebagai komunikasi yang baik (komunikatif).[1]
Salah satu persoalan didalam member pengertian komunikasi yakni banyaknya definisi yang telah dibuat oleh para pakar menurut bidang ilmunya.Hal ini disebabkan karena banyaknya disiplin ilmu yang telah memberi masukan terhadap perkembangan ilmu komunikasi, misalnya, psikologi, sosiologi, antropologi, ilmu politik, ilmu elektronika, dan lain-lain.
Carl I. Hovland dari Universitas Yale misalnya mempelajari komunikasi dalam hubungannya dengan perubahan sikap manusia.Carles E. Osgood di Universitas Illinois mempelajari studi empiric arti pesan[2]. Paul F. Lazarsfeld dengan teman-temannya di universitas Columbia mempelajari komunikasi antar pribadi (personal) dalam kaitannya komunikasi massa
Istilah komunikasi berpangkal pada perkataan latincommunis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan dua orang atau lebih. Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahasa latincommunico yang artinya membagi.
Sebuah definisi singkat dibuat Harold D. Lasswell bahwa cara ynag tepat untuk menerangkan suatu tindakan komunikasi ialah menjawab pertanyaan “siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui saluran apa, kepada siapa dan apa pengaruhnya.”
Jadi komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.[3]
   B.     Fungsi dan Tujuan Komunikasi
Komunikasi dilihat dari arti lebih luas, tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar menukar data, fakta dan ide. Maka fungsinya dalam setiap sistem sosial adalah sebagai berikut:
 v  Informasi : penggumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaran berita, data, gambar, fakta dan pesan opini dan komentar yang dibutuhkan agar dapat dimenegerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan secara tepat
 v  Sosialisasi (permasyarakatan) : penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya sehingga ia dapat aktif dalam masyarakat
 v  Motivasi : menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang, mendorong orang untuk menentukan pilihannya dan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompok  berdasarkan tujuan bersama yang akan dikejar
 v  Perdebatan dan diskusi : menyediakan dan slaing menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik, menyediakan bukti-bukti yang relevan yang diperlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dalam masalah yang menyangkut kepentingan bersama di tingkat nasional dan lokal
 v  Pendidikan : pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorong perkembangan intelektual, pementuk watak dan pendidikan ketrampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan
 v  Memajukan kebudayaan : penyebaran hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu, perkembangan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang, membangunkan imajinasi dan mendorong kreativitas dan kebutuhan estetikanya
 v  Hiburan : penyebarluasan sinyal, symbol, suara dan image dari drama,tari, kesenian, kesusteraan, music, olahraga, permainan dan lain-lain untuk rekreasi, kesenagn kelompok dan individu
 v  Integrasi : menyediakan bagi bangsa, kelompok dan individu kesempatan untuk mmperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling mengenal dan mengerti dan menghargai kondisi, pandanagn dan keinginan orang lain.
Adapun tujuan dari komunikasi adalah untuk menyampaikan informasi dan mencari informasi kepada mereka agar apa yang kita sampaikan atau kita minta dapat dimengerti sehingga komunikasi yang kita laksanakan dapat tercapai.
            Pada umumnya komunikasi dapat mempunyai beberapa tujuan antara lain :
v  Supaya yang kita itu dapat dimengerti
v  Memahami oarng lain
v  Supaya gagasan kita dapat diterima oleh orang lain
v  Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu
adi secara singkat dapat dikatakan bahwa komunikasi itu bertujuan : mengharapkan pengertian, dukungan gagasan dan tindakan.[4]
   C.    Proses Komunikasi
Proses komunikasi adalah bagaimana sang komunikatormenyampaikan pesan kepada komunikannya, sehinggadapat menciptakan suatu persamaan makna antarakomunikan dengan komunikatornya. Proses Komunikasi inibertujuan untuk menciptakan komunikasi yag efektif (sesuaidengan tujuan komunikasi pada umumnya).[5]
Proses komunikasitermasuk juga suatu proses penyampaian informasi dari satupihak ke pihak lain dimana seseorang atau beberapa orang,kelompok, organisasi dan masyarakat menciptakan danmenggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungandan orang lain.[6]Proses komunikasi dapat terjadi apabila adainteraksi antar manusia dan ada penyampaian pesan untukmewujudkan motif komunikasi. Melalui komunikasi sikap danperasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahamioleh pihak lain.
Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbalyang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidakada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya,komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakangerak-gerik badan, dan menunjukkan sikap tertentu sepertitersenyum, mengangkat bahu dan sebagainya.[7]
Proses komunikasi dibagi menjadi dua tahap, yakni secara primer dan secara sekunder.[8]
a)    Proses Komunikasi Secara primer
Proses komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambing (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahsa yang paling banyak dipergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menertejemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi atau opini, baik mengenai hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akandatang.
Kial (gesture) memang dapat “menterjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik.Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jari-jemari, atau mengedipkan mata, atau menggerakkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas).
Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirene, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambing itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain.
Gambar sebagai lambang yang banyak dipergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat, dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku-buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk “menertejamahkan” pemikiran tidak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambing-lambang lainnya.
Akan tetapi, demi efektifnya komunikasi, lambing-lambang tersebut sering dipadukan penggunaannya.Dalam kehidupan sehari-hari bukankah hal yang luar biasa apabila kita terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa disertai gambar-gambar bewarna.
Bedasarkan pengertian diatas, pikiran atau perasaan seseorang baru akan diketahui oleh dan akanada dampaknya kepada orang lain apabila ditransmisikan dengan menggunakan media “primer” tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan (message) yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol).
b)      Proses Komunikasi secara Sekunder
Proses komunikasi secara sekunder adalah proses oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang media pertama.
Seorang komunikator menggunakan media melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relative jauh atau jumlahnya banyak. Surat, telepon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film, dan banyak lagi adalah media kedua yang sering digunakan dalam komunikasi.
Pada umumnya, kalau kita berbicara di kalangan masyarakat, yang dinamakan media komunikasi itu adalah media kedua sebagaimana diterangkan diatas.Jarang sekali orang menganggap bahasa sebagai media komunikasi. Hal ini disebabkan oleh bahasa sebagai lambing (symbol) beserta isu (content) yakni pikiran atau perasaan yang dibawanya menjadi totalitas pesan (message), yang tampak tak dapat dpisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain-lainnya yang jelas tidak selalu dipergunakan. Tampaknya seolah-olah orang tak mungkin berkomunikasi tanpa surat, atau telepon, atau televisi, dan sebagainya.
Pentingnya peranan media, yakni media sekunder, dalam proses komunikasi, disebabkan oleh efisiensinya dalam mencapai komunikan. Surat kabar, radio, atau televisi misalnya, merupakan media yang efisien dalam mencapai komunikan dalam jumlah yang amat banyak. Jelas efisien karena, dengan menyiarkan sebuah pesan satu kali saja, sudah dapat tersebar luas kepada khalayak yang begitu banyak jumlahnya, bukan saja jutaan, melainkan puluhan juta, bahkan ratusan juta, seperti misalnya pidato kepala Negara yang disiarkan melalui radio atau televisi.
Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambing-lambang untuk memformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat-sifat media yang akan digunakan. Penentuan media yang akan dipergunakan sebagai hasil pilihandari sekian banyak alternative perlu didasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan dituju. Komunikan media surat, poster, atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar, radio, televise, atau film.setiap media memiliki cirri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk dipergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula.
Dengan demikian, proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat diklasifikasikan sebagai media massa (massmedia) dan media nirmassa atau media nonmassa (non-mass media).[9]

D.    Unsur-unsur dalam proses komunikasi
Unsur-unsur komunikasi meliputi :
v  Sumber (sender atau encoder)
Semua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat atau pengirim informasi. Dalam komunikasi antar manusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok. Misalnya partai, organisasi atau lembaga
v  Pesan (message atau information)
Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat atau propaganda.
v  Media
Media yang dimaksud disini adalah alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima. Dalam komunikasi massa media adalah alat yang dapat menghubungkan antara sumber dan penerima yang sifatnya terbuka, dimana setiap orang dapat melihat, membaca dan mendengarnya.Media dalam komunikasi massa dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni media cetak dan media elektronik.
v  Penerima (audience atau receiver)
Penerima adalah pihak yang bisa menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. Penerima bisa terdiri dari satu orang atau lebih dalam bentuk kelompok, partai atau Negara.
v  Pengaruh
Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini bisa terjadi pada pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang.
v  Tanggapan balik (Feedback)
Ada yang beranggapan bahwa umpan balik sebenarnya adalah salah satu bentuk dari pada pengaruh yang berasal dari penerima. Akan tetapi sebenarnya umpan balik bisa juga berasal dari unsure lain seperti pesan dan media, meski pesan belum sampai pada penerima. Misalnya sebuah konsep surat yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu mengalami gangguan sebelum sampai ketujuan.
v  Lingkungan
Lingkungan atau situasi ialah faktor-faktor tertentu yang dapat mempengaruhi jalannya komunikasi. Faktor ini dapat digolongkan atas empat macam, yakni lingkungan fisik, lingkungan sosial budaya, lingkungan psikologis, dan dimensi waktu.
Model komunikasi diatas menegaskan factor-faktor kunci  dalam komunikasi efektif. Komunikator harus tahu khalayak mana yang dijadikan sasaran dan tanggapan apa yang diinginkannya. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biyasanya mengawasandi pesan. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efesien dalam mencapai khalayak sasaran.[10]
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam proses komunikasi :
a.    Tahap proses komunikasi
Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efekti harus dilaksanakan dengan melalui 4 tahap, yaitu :
Ø  Fact Finding
Fact Findingadalah menncari mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. Untuk berbicara didepan masyarakat perlu dicari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya, komposisinya dan seterusnya
Ø  Planning
Planning yaitu dari fakta dan data dibuat suatu rencana tentabg apa yang akan dikemukakan dan bagaimana mengemukakannya.
Ø  Communicating
Communicating yaitu setelah planning disusun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi.
Ø  Evaluation
Evaluation yaitu penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali, hasil komunikasi tersubut.Hal ini diperlukan untuk dijadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya.
b.    Prosedur mencapai efek yang dikehendaki. Lebih jelas adalah sebagai berikut :
v  Attention (perhatian)
v  Interest (rasa tertarik/kepentinga)
v  Desire (keinginan)
v  Decision (keputusan)
v  Action (tindakan)[11]




DAFTAR PUSTAKA

apriliana-semester3.blogspot.com/2012/04/proses-komunikasi.html?m=l, Diakses pada tanggal 16 November 2013
Canggara, H. Hafied, Pengantar Ilmu Komunikasi, (PT RajaGrafindo Persada, 2004) hal.17-27

Effendi, Prof. Drs. Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek, (PT REMAJA ROSDAKARYA, 1984)hal. 11-19
http://www.google.co.id/#hl=id&sugexp=frgbld_nf=l&cp=l4&gs_id=lh&xhr=t&q=proses+komunikasi, Diakses pada tanggal 16 November 2013
Rudy, Teuku, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat Internasional, (Bandung, PT Refika Ditama, 2005)hal. 1-4
Widjaja, AW, Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, (Jakarta, Bumi Aksara, 1993)hal. 11-22
www.kuliahkomunikasi.com, Diakses pada tanggal 16 November 2013










[1]Drs. A.W. Widjaja, Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, (Jakarta : Bumi Aksara, 1993), hal 8.
[2]Prof. Dr. H. HafiedCanggara, Msc, Pengantar Ilmu Komunikasi, (PT RajaGrafindo Persada, 2004) hal. 17
[3]Prof. Dr. H. Hafied  Cangara, Msc., Pengantar Ilmu Komunikasi, (Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2004), hal 17-19
[4]Drs. A.W. Widjaja, Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, (Jakarta : Bumi Aksara, 1993), hal 9-11.
[5]http://www.google.co.id/#hl=id&sugexp=frgbld_nf=l&cp=l4&gs_id=lh&xhr=t&q=proses+komunikasi
[6]www.kuliahkomunikasi.com
[7]apriliana-semester3.blogspot.com/2012/04/proses-komunikasi.html?m=l
[8]Prof. Drs. Onong UchjanaEffendi,, Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek, (PT REMAJA ROSDAKARYA, 1984) hal.11
[9]Prof. Drs. Onong UchjanaEffendi, Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek, (PT REMAJA ROSDAKARYA, 1984) hal.18
[10]TeukuRudy, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat Internasional, (Bandung, PT Refika Ditama, 2005)hal.2

[11]AW.Widjaja, Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, (Jakarta, Bumi Aksara, 1993)hal. 21-22

PERSPEKTIF ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN (IAD)


PERSPEKTIF ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
Perintah membaca di dalam al-Quran merupakan awal mencari dan membahas ilmu pengetahuan. Al-Quran mengajak dan mengajarkan kepada seluruh manusia untuk senantiasa berfikir, menggunakan akal sesuai dengan fungsinya. Selain itu islam juga memerintah untuk mengajarkan ilmu pengetahuan. Terdapat banyak ayat di al-Quran yang merupakan sumber ilmu pengetahuan.
Beberapa ayat berikut yang menunjukan hal tersebut :
Qs. An-Naba : 7
tA$t7Ågø:$#ur #YŠ$s?÷rr& ÇÐÈ  
Dan gunung-gunung sebagai pasak?,
Dari ayat ini diketahui bahwa keberadaan gunung-gung ternyata memiliki fungsi sebangai pasak dari kondisi permukaan bui yang berlapis-lapis(lapisan kulit bumi terdiri dari lempengan-lempengan yang bergerak).

Qs. Al-Alaq : 2
t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ  
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Segumpal darah atau ‘alaq sesuai dengan sifatnya bahwa calon embrio ini menempel di dinding-dinding rahim dam posisi seperti parasit.
Qs. Ar-Rahman : 19 – 20
ylttB Ç`÷ƒtóst7ø9$# Èb$uÉ)tGù=tƒ ÇÊÒÈ   $yJåks]÷t/ Óˆyöt/ žw Èb$uÉóö7tƒ ÇËÉÈ  
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.
Fenomena yang ditemukan di laut bahwa terdapat dua air tawar dan asin yang tidak dapat menyatu ternyata sudah ditulis dalam al-Quran ribuan tahun yang lalu.
Qs. Adz.Dzariyat : 47
uä!$uK¡¡9$#ur $yg»oYøt^t/ 7&÷ƒr'Î/ $¯RÎ)ur tbqãèÅqßJs9 ÇÍÐÈ  
dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa.
            Dari ayat ini menunjukan bahwa alam semesta tidak statis tapi terus mengembang sejak pada permulaannya.
            Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain.

A.Alam Semesta
Alam semesta atau jagat raya adalah suatu ruangan yang maha besar yang di dalamnya terdapat kehidupan yang biotik dan abiotik, serta di dalmnya terjadi segala peristiwa alam baik yang dapat diungkapkan manusia maupun yang tidak. Apabila kita hendak mempelajari alam semesta berarti kita mempelajari makro-kosmos. Sebaliknya apabila mempelajari permasalahan kecil, seperti sel, atom, proton dan elektron berarti kita mempelajari mikro-kosmos.

Teori  Terbentuknya Alam Semesta
1.    Steady state theory  (teori ekspansi dan kontraksi)
Teori  Keadaan Tetap, menyatakan bahwa tiap-tiap galaksi yang terbentuk tumbuh menjadi tua dan akhirnya mati. Jadi teori ini beranggapan bahwa alam semesta itu tak terhingga besarnya dan juga tak terhingga tuanya (tanpa awal dan akhir).
Teori ini diambil berdasarkan adanya suatu siklus dari alam semesta yaitu masa ekspansi (mengembang) dan masa kontraksi (menipis). Dalam jangka waktu 30.000 juta tahun dalam masa ekspansi, terbentuklah galaksi beserta bintang-bintang. Ekspansi tersebut di dukukung oleh adanya tenaga yang bersumber dari reaksi inti hidrogen yang pada akhirnya membentuk unsur lain yang kompleks. Pada masa kontraksi, terjadi galaksi dan bintang-bintang yang meredup, sehingga unsur-unsur yang terbentuk menyusut dengan menimbulkan tenaga berupa panas yang sangat tinggi.

2.    Big bag theory  (Teori dentuman atau teori ledakan)
Teori ini menyatakan bahwa adanya massa yang sangat besar dan mempunyai massa jenis yang sangat besar, karena adanya reaksi inti kemudian meledak dengan hebat. Massa tersebut berkembang dengan cepat menjahui pusat ledakan.  Setelah berjuta-juta tahun, massa yang berserakan itu berbentuk kelompo-kelompok dengan berat jenis yang relatif kecil dari massa semula. Kelompok itu disebut galaksi.

Bagian Alam Semesta dan Tata Surya
1.    Galaksi
Galaksi adalah kumpulan bintangyang jumlahnya milyaran dan terdapat di alam semesta. Di alam semesta ini terdapat kurang lebih 1.500 galaksi.
Menurut Fowler, kira-kira 12.000 juta tahun yang lalu, galaksi di alam semesta yang jumlahnya ribuan tidaklah seperti galaksi pada saat ini. Dahulu galaksi merupakan kabut gas hidrogen yang sangat besar.  Kabut gas hidrogen tersebut bergerak berlahan-lahan dan berputar pada porosnya, sehingga seolah-olah terbentuk bulat karena gaya beratnya. Kabut gas hidrogen mengadakan kontraksi sehingga bagian luar dari kabut gas hidrogen tersebut  banyak yang tertinggal.
Menurut macamnya, galaksi dibedakan menjadi tiga macam yaitu, (1) galaksi berbentuk spiral, (2) galaksi berbentuk elips, (3) galaksi berbentuk tek beraturan.
2.    Matahari
Data-data
Garis tengah      : 1.392.000 km (± 1090 garis tengah bumi)
Massa                 : 331.950 massa bumi
Temperatur        : permukaan , 60000 K
                             Inti             , 15.000.0000 K
                             Bintik-bintik, 4.0000 K
Tekanan             : 400.109 atm. bumi
Matahari merupakan pusat dari tata surya dan anggota tata surya paling besar. Matahari bukanlah benda padat,merupkan lapisan dan  beberapa macam gas dengan tekanan dan temperatur yang sangat tinggi. Matahari dengan bakar hydrogen akan mengalami masa kehabisan bahan bakar. Akibatnya intinya akan menyusut dan menghasilkan lebih banyak energy (bukan cahaya). Energi tersebut membuat matahari membesar dan nantinya akan menelan bumi.

3.     Planet
·  Merkurius planet terdekat dengan matahari, karena letaknya yang dekat maka bagian yang menghadap matahari panas sekali yaitu antara 550-770 F.
·  Venus menepati urutan kedua, planet ini di sebut bintang kejora yang bersinar pada waktu sore ataupun pagi hari.
·  Bumi menempati urutan ketiga terdekat dari matahari. Ukuran besarnya hampir sama dengan venus.
Bumi dibandingkan dengan planet yang lain. Bumu merupakan planet yang istimewa karena :
a.    Jarak dengan matahari tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh sehingga udara di bumi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
b.    Terdapat cairan air di bumi (samudra dan lautan)
c.    Bumi mempunyai atmosfer sehingga terdapat awan dan hujan.
d.   Atmosfer bumi membuat perbedaan suhu antara siang dan malam tidak terlalu ekstrem.
e.    Atmosfer bumi mengandung oksigen sehingga terdapat kehidupan seperti yang kita kenal sekarang.
f.     Atmosfer bumi melindungi kehidupan dari kerusakan akibat sinar dan partikel dari matahari yang dapat merusak bumi.
·  Mars planet ini mempunyai dua buah bulan yaitu phobos dan deimos  
·  Yupiter planet terbesar, bergaris tengah 86.600 mil. Mengadakan rotasi yang cepat yaitu 10 jam.yupiter nampak sebagai bintang karena munculnya padatengah malam.
·  Saturnus merupakan planet terbesar setelah yupiter, planet ini sama dengan yupiter. Mulai dari kecepatan berotasi 10 jam, atmosfernya terdiri dari gas metana, amoniak, dan hidrogen. Dan planet ini sangat menarik karena memiliki sabuk putih atau cincin yang meliliti ekuatornya.
·  Uranus memiliki besar separoh dari uranus, namun bila dibandingkan dengan bumi besar diameternya 4 kali lipat.
·  Neptunus di temukan pada tahun 1846. Dan planet ini memiliki dua satelit. Satu diantaranya bergerak berlawan arah dengan perputaran planet itu.
·  Pluto merupakan planet terluar dari tatasurya


4.    Plenetoida atau Asteroida
Benda langit ini ditemukan pada tahun 1801 oleh piazzi seorang astronom Italia melalui observasi dengan teleskop, benda langin ini berdiameter kira-kira 900 km, dan benda-benda ini mengorbit mengelilingi matahari pada jarak antar mars dan yupiter.
5.    Komet atau bintang berekor
Merupakan kumpulan bungkah-bungkah batu yang diselubungi oleh kabut asap yang berdiameter + 100.00 km (termasuk selubung gas) dan diamter intinya yang berupa bungkah-bungkah batu berkisah 10-20 km.
6.    Meteor
Meteor merupakan anggota tat surya, terdiri dari batu-batu kecil yang berdiameter antara 0,2 – 0,5 mm dan massanya < 1 gram. Merupakan semacam debu angkasa yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik.
Meteor yang sampai ke permukaan bumi disebut meteroid yang massanya + 10.000 ton pernah jatuh di permukaan bumi yang menimbulkan kawah meteor di Arizona dan Siberia.Meteorid tersebut mengandung besi dan nikel.
7.    Satelit
Merupakan pengiring planet yang bersama-sama mengelilingi matahari. Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi yang berotasi dalam 1 hari dan berevolusi satu bulan. Akibatnya, muka dan punggung bulan yang menghadap (dan membelakangi bumi) selalu tetap.  Gravitasi bulan menyebabkan pasang naik di bawah bulan. Sementara pasang naik terjadi pula pada sisi bumi yang berlawanan. Hal ini disebabkan gaya sentrisfugal gerakan bumi mengitari pusat gravitasi bumi-bulan.
Bulan terbentuk sekitar 4.600 juta tahun yang lalu bersamaan dengan terjadinya bumi. Perbedaan batuan yang terdapat di bulan dan bumi menuntukkan bahwa keduanya tidak perna bersatu.
Bulan tidak mempunyai  atmosfer dan juga air sehingga merupakan daerah yang kering dan mati. Ada pendapat bahwa bulan terjadi akibat pemisahannya dengan bumi ketika bumi dalam stadia bintang. Jadi, belum mempunyai kerakyang padat. Ini berarti bahwa bulan merupakan saudara bumi.
Pendapat lain menebutkan, berdasarkan ilmu geologi, bulan terpisah dari bumi ketika bumi mempunyai kerak, mendingin dan padat. Jadi buluam terdiri atas bahan-bahan kerak bumi.
Berat jenis bulan adalah 3,4 sedangkan berat jenis bumi ±5  berat jenis bulan, ini sesuai dengan berat jenis bumi bagian atas. Berat jenis rata-rata bulan kurang lebih sama dengan berat jenis kerak bumi, sehingga dapat diketahui bahwa bulan memang terlepas sebelum mempunyai kerak.
Akibat lahirnya bulan, menyebabkan kulit bumi menjadi terganggu keseimbangannya. Akibatnya sepanjang perkembangannya kulit bumi selalu menunjukkan gerak-gerak yang menunjukkan pegunungan.

Teori evolusi
Teori ini ini di kenal dengan teori Charles Darwin. Ia menyatakan bahwa spesies makhluk hidup berasal dari nenek moyang yang sama dan menjadi berbeda satu sama lain akibat kondisi alam.   
Darwin menamana proses ini sebagai evolusi berdasarkan seleksi alam dan mempublikasikan tulisannya dalam buku The Origin Of Species, By Means Of Natural Selection. Namun ia juga mengungkapkan keraguan dalam bab Difficulties of the Theory, mengenai catatan fosil dan organ-organ ruit seperti mata yang tidak mngkin dijelaskan dengan konsep kebetukan dan naluri makhluk hidup.
Seorang ahli batoni Austria, Gregor Modl menemukan hokum penurunan sifat (1865) yang akhirnya awal kelahiran ilmu genetika. Beberapa waktu kemudian ditemukan struktur gen dan kromosom dan struktur molekul DNA di tahun 1950. Dan teori ini telah menjatuhkan teori evolusi.

B. Biologi
Biologi Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Penemuan dan catatan tentang fosil tidak dapat memberikan petunjuk tentang asal mula kehidupan karma fosil-fosil tertua yang di temukan adalah organisme yang rumit kemudian para ahli menyusun pemikiran mengenai asalmula kehidupan.
Anggapan kuno dikemukakan oleh Aristoteles dengan teorinya Abiogenesis atau Generation  Spontanca yang menerangkan bahwa mahluk hidup terjadi dari benda mati. Pada pertengahan abad XVII Leeuwenhoek dengan mikroskopnya, berhasil mengamati air, hal ini menimbulkan anggapan bahwa mahluk hidup dapat muncul begitu saja dari benda-benda mati. Lazzaro Spallanza dan Fransesco Redidari italic dan Lousis itu dan bahkan mereka berhasil membuktikan kekeliruan teori tersebut.
Kemudian muncul teori baru yang berdasarkan anggapan modern, yaitu teori Omne vivum Exovo dan Omne Ovum Exvivo, yang artinya bahwa mahluk hidup berasal dari telur dan semua telur berasal dari mahluk hidup.
Banyak ahli yang mempelajari lapisan bumi serta lainnya untuk mengetahui bagaimana dan kapan timbulnya makhluk hidup yang pertama-tama di bumi ini. Menurut suatu teori, organisme sekarang yang beraneka ragam merupakan hasil dari proses evolusi kehidupan. Yaitu suatu perubahan kehidupan menjadi bentuk kehidupan lain melalui suatu proses yang berlahan-lahan dan memakan waktu hingga jutaan tahun. Teori tersebut menyebutkan bahwa organisme yang mula-mula ada di dunia berupa organisme bersel tunggal dan organisme ini berasal dari agresasi molekul-molekul yang ada.

Biologi Ditinjau dari Segi Agama Islam
Campur tangan genetik dalam permasalahan manusia semaki meningkat. Biologi sebagai ilmu yang membahas genetik ini memegang peranan penting. Ada banyak cara untuk mengamati pandangan dunia biologi, misalnya, memanfaatkan wacana untuk paradigma genetik evolusioner, membahas palseotologi secara panjang lebar.
sekalipun demikian bahaya yang sesungguhnya akan tiba jika disiplin biologi mendorong pencarian karakter moral tidak melalui medium Idiologis. Melainkan mengambil paradikma-paradikma naturalistik , kekuasaan Biologis atas amoralitas adalah surga bagi para kaum Determis.
Tanpa adanya moralitas seksual abiologis, apa jadinya dengan pandangan muslim? Islam tidak mengatakan Virgo Intacta dalam bentuknya yang dangkal. Islam menolak paradigma biologis sebagai Raison Di Entre bagi perilaku moral manusia, Al-qur'an telah menyatakan bahwa memelihara kesucian merupakan kewajiban baik pria maupun wanita. Dalam surah An-nur Al-Qur'an menganjurkan terhadap pria dan wanita saling percaya yang diwujudkan dalam kesucian dan kerendahan hati.

C.Fisika
Fisika Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Energi mulai dipikirkan ketika manusia mulai mempelajari konsep gerakan. Benarkah alam semesta ini digerakkan karena adanya energy? Dalam bentuk apa? Ternyata energi dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dapat berubah bentuk. Sekalipun kelihatannya sederhana, konsep ini baru muncul setelah melalui bermacam-macam perkembangan.
Aristoteles berpendapat bahwa setiap gerakan selalu memerlukan gaya yang bekerja terus-menerus untuk mempertahankan gerakannya. Ternyata pendapat aristoteles ini salah.
Menurut Newton, benda bermasa m mendapat gaya f akan memperoleh percepatan sebesar a = . bila gaya f bekeja terus-menerus pada benda tersebut, benda yang bergerak akan semakin besar. Seperti yang dialami oleh benda yang jatuh bebas, yang semakin mendekati bumi kecepatan semakin besar. Lalu apa yang terjadi jika benda melebihi kecepatan cahaya, sedangkan kecepatan cahaya adalah kecepatan dalam batas yang paling tinggi? Menurut persamaan Newton, hal ini tidak dikehendaki.
Hukum Newton hanya berlaku pada mekanika klasik, yaitu mekanika yang bergerak dengan kecepatan yang rendah. Mekanika klasik harus disempurnakan bila ingin membahas benda atau materi yang bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Mekanika ini disebut mekanika relativistik yang diperoleh oleh Albert Einstein.
Cahaya merupakan masalah yang sangat sulit dalam konversi energi. Meskipun energi penyinaran dari matahari yang tak terhingga jatuh ke bumi setiap hari, energy ini belum dapat dimanfaatkan secara efesien oleh manusia. Hanya tumbuhan hijau yang mampu memanfaatkannya secara efesien. Inilah sebabnya cahaya memang sangat menarik perhatian.
Pada tahun 1923 A.H, Compton mempelajari gejala tanaman antara Foton dan Elektron, dari percobaan ini diperoleh kesimpulan bahwa paket energi gelombang elektromagnetik dapat berfungsi sebagai partikel.

Fisika Ditinjau dari Segi Agama Islam
            Ada tiga bidang utama yang dikenal sebagai ilmu fisika. Pertama, Kaum muslimin memiliki perhatian khusus dalam mempelajari Optic dan Fenomena cahaya. Puncak kegiatan ilmu ini terjadi pada abad Islam keempat di kairo oleh Ibnu Al-Haytsam, yang terkenal dengan nama latin Al-Hazen. Ia menerapkan metod eksperimental untuk mempelajari beberapa fenomena cahaya dan melakukan riset secara rinci tentang refraksi, refleksi dan berbagai jenis cermin termasuk juga cermin hiperbolik. Dua abad kemudian di Persia, Quthib Al-din Asy-Syurazi dan muridnya Kamal Al-din Al-Fariri manulis kitab al-manadzir, mereka menjelaskan tentang pembentukan pelangi yang disebabkan oleh Fraksi dan Refleksi.
Bidang fisika kedua adalah masalah gerak. Masalah fundamental ini dipersiapkan oleh Galileo untuk membuat kebijakan revolusi keilmuan dan kritiknya terhadap teori gerak Aristoteles, telah dilihat dikalangan Islam oleh Ibnu Sina yang mengemukakan gagasannya berdasarkan beberapa tulisan filosof Kristen sebelumnya, yaitu John Philoponos. Dalam kritik Ibnu Sina, ditemukan perkembangan doktrin baru tentang inklinasi dan juga gagasan tentang pentingnya momentum. Walaupun semua ini dinyatakan tidak tepat dalam pandangan mekanika Newtonis, dalam sejarah sains berikutnya, Ibnu Bajjah telah memberikan kritik yang penting tentang teori berat prevalen Aristoteles. Kita tahu bahwa pada awal 1069 Pisan Dialogue , Galileo merujuk pada teori gerak proyeksi . Ibnu Bajjah yang dikutip oleh Ibnu Rasyd, studi fisika kaum muslim dalam aspek ini merupakan salah satu yang terpenting dalam sejarah ilmu pengetahuan secara umum.
Bidang fisika yang ketiga dipelajari kaum muslim adalah masalah tentang berat ukuran, serta tradisi Archimendes yang menyangkut penentuan berat spesifik pengukuran berat, dan volume. Gagasannya kemudian dikembangkan oleh fisikawan dan ahli matematika muslim sehingga muncul sejumlah besar karangan tentang hal ini, dan yang paling terkenal adalah karangan Al-Biruni serta Al-Khazini..

D.Kimia
Kimia Ditinjau dari Ilmu Pengetahuan Barat
Masyarakat primitif tak dapat mengatasi kekuatan alam yang membawa bencana, seperti wabah penyakit, gempa, banjir dan sebagainya. Akibatnya, sesuatu yang menurut perkiraan mereka merupakan penyebab harus dipuja agar bencana itu tidak terulang. Pada abad pertengahan, sikap yang demikian itu berubah menjadi mistik. Baru pada akhir abad ke-17, ilmu kimia berkembang sebagai ilmu pengetahuan setelah Antoine Lauzent Lavoisier melali metode yang di kenal sebagai metode ilmiah, yakni metode dengan pengamatan-pengamatan menghubungkan kenataan, mengemukakan perkiraan, menguji perkiraan dengan percobaan selanjutnya, dan akhirnya menarik kesimpulan.
Lavoisier menarik kesimpulan bahwa pada pembakaran ada suatu zat yang diambil dari udara. Yoseph Pristly bereksperimen dengan cahaya matahari pada serbuk merah dan mendapatkan zat cair abu-abu mengkristal (raksa) dan gas tak berwarna, zat tersebut oleh Lavoisier disebut oksigen.

Kimia Ditinjau dari Segi Agama Islam
Manusia tradisional ialah manusia yang memiliki kemampuan terbatas sehingga interaksinya dengan lingkungan hidupnya bersifat searah. Sebaliknya, manusia modern mampu mengoptimalisasi segi-segi positif lingkungan hidupnya, menghindari segi negatifnya, dan mampu mengubah lingkungan hidupnya sehingga interaksi berjalan lebih mudah dan menguntungkan.
Dalam era industrialisasi, diperlukan kemampuan untuk manusia yang lebih unggul. Keunggulan manusia ini diperoleh dari hasil pengetahuan akalnya yaitu melalui pengetahuan IPA dan teknologi. Dalam proses industrialisasi, IPA dan teknologi memegang peran utama atau peran yang paling menentukan. Dalam berkompetisi di dunia industri peran tehnologi menjadi faktor yang menentukan sehingga wajar bila pengembangan teknologi harus dilakukan secara sistematis, terarah, dan terhadap.

























Daftar pustaka
Mawardi. Hidayati, Nur. 2009. Ilmu alamiah dasar, ilmu sosial dasar, ilmu budaya dasar (IAD ISD IBD). Bandung : cv pustaka setia
Tim penyusun MKD IAIN SUNAN AMPEL. 2012. Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar(ISD),Ilm Budaya Dasar (IBD). Surabaya : Iain Sunan Ampel Press
Ahmadi, Abu. Supatmo.1991. ILMU ALAMIAH DASAR. Jakarta : Rineka Cipta